Sunday, April 26, 2020

Lupa Daratan, Langit Berduri

Tlah lupa daratan sepertinya...
kenari bersayap tak henti berkepakkan sayap
tak hendaki turun saja tetap tanpa geming
meliuk angkasa sukar terajut pelangi
hangat prodeo terbangkan langit ketujuh
sembari menatap dalam-dalam guratan perdu

ku menukik, terkapar, berdarah,...dulu mampu teratasi dengan mudahnya
kini...saat kenari ditinggal jalak berduri
kepak sayap-sayap kemilau itu, kemana?
mentari masih sama...langitpun jua begitu
ini bukan elegi ataupun gurun narasi...
terbang...terbang...terbang...
sesekali tengoklah sarang kenari

sekarang manja terbuai angin, tak terawat pastinya
sumbu matipun tak ada, pundi hiduplah saja kau usaha
kilat sambar-menyambar itu biasa, sajak memukau sudah terpana awalnya
biru sang surya kagum percuma, indah pelangi jua lah fana nya
apa itu kata NYATA, ketika hanya sepihak yang kita anggap ada
keraskan kembali ya...

No comments:

Post a Comment